CEOMAGZ | Sulut – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara merupakan kontestasi sarat gengsi di Pilkada Serentak 2024 akan datang.
Sebagaimana digambarkan Oleh mendiang Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi yang lebih dikenal dengan sebutan Sam Ratulangi, yakni “Indonesia Di Bibir Pasifik”.
Dimana disinggung, bahwa Provinsi Sulawesi Utara merupakan “Beranda Paling Utara Indonesia, sekaligus Pintu Gerbang Asia Pasifik”.
Terkni, Pasca munculnya pernyataan Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari bahwa Caleg terpilih tak harus mengundurkan diri.
Percaya atau tidak? Sedikit banyak mempengaruhi eskalasi menuju Helatan, Siapa yang paling layak menggantikan Gubernur Sulawesi Utara 2 Periode Olly Dondokambey.
Terdapat beberapa nama populis bagi warga Sulawesi Utara, seperti Steven Octavianus Kandouw, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), maupun Elly Engelbert Lasut (E2L).
Mengembangkan apa yang di beritakan oleh Pemberita media lain, pada hari ini Jumat, (10/5/2024), kami tertarik membahas tentang sosok Steven Octavianus Kandouw, Christiany Eugenia Paruntu hingga Elly Engelbert Lasut (E2L).
Sebagai berikut deskripsi singkat tiga nama Bakal Calon Gubernur Sulawesi Utara, populis tersebut:
1. Steven Octavianus Kandouw
Sosok pertama yang diyakini berkompetisi adalah Steven Octavianus Kandouw. Bisa dikatakan sosok ini berada pada posisi paling aman ketimbang para calon kompetitornya.
Tentu Sebagai kader PDI Perjuangan, Steven Octavianus Kandouw diprediksi banyak pihak bisa melenggang mulus sampai ke KPU.
Kemudian PDI Perjuangan yang mungkin menjadi kendaraan politik belaiu, tidak perlu lagi mencari koalisi, karena berhasil menyabet 19 kursi parlemen di DPRD Sulut hasil Pemilu 2024.
Selain itu, Wakil Gubernur Sulawesi Utara bisa di bilang mapan dari segi pengalaman.
Ia juga dikenal tegas dan merakyat. Tulus melayani dan ikhlas memberi, itulah ciri khas seorang Steven Octavianus Kandouw.
Dirinya diketahui pernah menyumbangkan lahan pribadi seluas 5 hektare untuk relokasi rumah korban bencana Abrasi Pantai di Amurang. Tanah itu, berlokasi di Kelurahan Rumoong Bawah, Kecamatan Amurang Barat, Minsel.
Sejatinya, Steven adalah kader PDIP yang sangat militan dan layak menjadi penerus Olly Dondokambey.
Sebagai informasi tambahan, Wakil Gubernur Sulawesi Utara 2 Periode ini juga merupakan Ketua IKA UI Provinsi Sulawesi Utara, sebuah organisasi alumni UI yang di Pimpin seoorang Ketua Umum bernama Budi Arie Setiadi yang juga merupakan Menkominfo.
Mereka berdua juga dikenal begitu akrab, sekaligus dekat satu sama lain.
2. Christiany Eugenia Paruntu
Selanjutnya srikandi cantik yang merupakan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara, yaitu Christiany Eugenia Paruntu, akrab disapa CEP.
Sedikit Flashback ke belakang, Saat Pemerintahan CEP sebagai Bupati kabupaten Minahasa Selatan selama dua periode.
Tak bisa dibohongi, Segudang penghargaan dikoleksi CEP selama menjadi bupati, termasuk dari Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).
Sukses memimpin Minahasa Selatan, ketokohan CEP masih dirindukan menjadi Gubernur Sulawesi Utara. Dan ia sosok yang masih sangat diperhitungkan untuk Pilgub Sulawesi Utara 2024.
Selain memiliki massa militan, Ketua DPD Golkar Sulawesi Utara inipun pernah meraih suara terbanyak kedua pada Pilgub 2020 lalu, bersama Sehan Salim Landjar meraih 34,2% atau setara 493.323 suara.
Meski kita tahu bersama, Kompetisi Pilgub 2020 dimenangkan pasangan Olly Dondokambey dan Steven Octavianus Kandouw dengan 56,8% atau setara 821.503 suara.
Dan sebagai tolak ukur sederhana, bahwa kita harus paham ataupun mengerti CEP juga lolos ke DPR RI pada Pemilu 2024, di kompetisi yang begitu alot.
3. Elly Engelbert Lasut
Berikutnya, Elly Engelbert Lasut. Ia cukup cukup dikenal publik Sulawesi Utara, lebih khusus masyarakat Nusa Utara.
Dirinya kini masih aktif menjabat sebagai Bupati Kepulauan Talaud, dan Ketua Partai Demokrat Sulawesi Utara.
Dengan latar belakang sebagai seorang dokter, Elly Engelbert Lasut kabarnya melirik Posisi Gubernur Sulawesi Utara sebagai pelabuhan berikutnya.
Meski demikian, Elly Engelbert Lasut diketahui mengalami gesekan dengan Ketua Partai Politik Sulawesi Utara pengusung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yakni Gerindra dan Golkar.
Akibat benturan tersebut, Ia pun kabarnya siap berkoalisi dengan rakyat melalui jalur perseorangan, sembari menggumpulkan KTP Masyarakat.
Tetapi akhirnya, Dia pun mulai melirik partai politik selain Partai nya Demokrat, dengan cara dan mendaftarkan diri di Partai Nasdem Sulawesi Utara. (*/DYW)






