CEOMAGZ.COM, SULUT – Masih segar di Ingatan Publik jika menarik peristiwa beberapa waktu ke belakang, Presiden Indonesia terpilih Periode 2024 hingga 2029, Prabowo Subianto (08) mencoret dua nama bacaleg Partai Gerindra Alumni Sukamiskin (mantan terpidana korupsi) yang akan berkontestasi di Pileg 2024 lalu.
Padahal sebelumnya dua nama Alumni Sukamiskin tersebut sudah masuk dalam DCT KPU RI, Siapa mereka?
Mereka adalah Syaifur Rahman dari dapil Jawa Timur IV nomor urut 4 dan Amry dari dapil Sulawesi Selatan II nomor urut 4.
Flashback, ke Rabu (20/8/2023) lalu, kepada salah satu media nasional Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco membenarkan tak ada lagi Bacaleg Eks Koruptor dalam DCT Partainya.
Faktanya apa? Itu dibuktikan oleh mereka Para Pembesar Partai Gerindra untuk memberikan efek jerah tidak ada tempat bagi Koruptor, di Partai yang mereka besarkan dengan keringat maupun air mata tersebut.
Melompat lebih jauh, 27 November 2024 waktunya Pilkada serentak. Provinsi Sulawesi Utara dan 15 kabupaten/kota juga akan menggelar pesta demokrasi tersebut.
Kalau benar mainset petinggi Partai Gerindra seperti itu, maka suka atau tidak? ada tembok tebal pemisah yang curam bagi Alumni Sukamiskin untuk berkontestasi di Pilkada mendatang dengan restu dukungan Partai Gerindra, khususnya dari 08.
Begitupun kalau tidak salah ingat, Mantan Ketua Gerindra Sulut Conny Rumondor juga pernah menyentil hal itu (Partai Gerindra Tak Akan Mengusung Mantan Koruptor) di berbagai pemberitaan media.
Tentu tulisan ini, ada yang suka. Ada juga pasti tidak senang. Tetapi Pilkada kali ini, digelar kalau tidak salah setelah Pasangan Prabowo-Gibran dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih.
Jika jelih, Itu menjadi Simbol peringatan dari 08 minimal dari Partai Gerindra. Tidak ada tempat bagi Alumni Sukamiskin. Sebagai catatan, kalau kita cermat dan abdi dalam Kertanegara konsisten dalam ucapan serta tindakan.
Maka saat kita menarik benang nya sampai ke Pilkada Serentak di berbagai wilayah pada belahan utara Pulau Sulawesi, mungkin kita bisa simpulkan sendiri gambaran menuju Pilkada serentak 2024 di Bumi Nyiur Melambai. (*/Rama)






