CEOMAGZ | JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menyerahkan secara simbolis santunan kematian kepada keluarga almarhum Raymond Kaya.
Salah satu Tenaga Ahli Madya Kantor Staf Presiden (KSP), yang meninggal dunia pada Sabtu 29 Juni 2024, ketika menjalankan tugas di Hotel Mercure, Pontianak, Kalimantan Barat.
Proses penyerahan santunan tersebut didukung sekaligus dihadiri oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan, di gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Rabu (28/8/2024).
Pada kesempatan itu, Panglima TNI Periode 2013 hingga 2015 itupun menyampaikan rasa turut berduka cita terhadap pihak keluarga.
Ia juga berharap, Santunan kematian ini dapat bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Kami kehilangan karena beliau adalah pekerja keras. Sekali lagi saya mewakili seluruh rekan-rekan di KSP menyampaikan turut berduka cita,” ucap Moeldoko.
Dia kemudian menambahkan, seluruh tenaga kerja di KSP telah diwajibkan untuk menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan. Melalui program ini, pekerja dapat terlindungi dari risiko yang tidak terduga, termasuk yang terjadi dalam menjalankan tugas.
“Wajib hukumnya seluruh tenaga kerja di KSP mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan karena betul-betul nyata apa yang dihasilkan dan dapat berarti bagi keluarga,” ujar Moeldoko.
Sementara, Pihak BPJS Ketenagakerjaan, diwakili Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Deny Yusyulian mengatakan, komitmennya untuk terus memberikan perlindungan dan jaminan bagi seluruh tenaga kerja di Indonesia, termasuk mereka yang menjalankan tugas untuk negara.
“Ini adalah kepedulian dari pemerintah dan melalui KSP terkait dengan bagaimana memenuhi kesejahteraan seluruh pekerjanya,” kata Deny.
Dimana Santunan merupakan komponen Jaminan Kecelakaan Kerja, terdiri dari santunan kematian, uang duka wafat, biaya pemakaman, serta beasiswa bagi anak. Total santunan bagi ahli waris dari Raymond Kaya tersebut berjumlah 1.642.000.000 rupiah. (Dyw)









