CEOMAGZ |
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Kereta Api Indonesia (HUT ke-79 KAI) di Kota Bandung. Dalam sambutannya Menhub memamerkan kinerja transportasi perkeretaapian Indonesia dalan 10 tahun terakhir.
Menurutnya, dalam kurun waktu tersebut, PT KAI telah mengerjakan 44 proyek besar yang dikerjakan pemerintah. Selain itu, dibangun rel kereta sejauh 1700 Kilometer selama kurun 10 tahun.
“Pak Didiek (Dirut PT KAI) dan Direksi Komisaris, Pak Risal (Dirjen Perkeretaapian Kemenhub) ini juga punya peran yang banyak. Dia, teman-teman Dirjen itu membangun dalam 10 tahun terakhir ini ada 44 proyek besar dan jalan ada rel ganda, ada rel double track, panjangnya 1.700 km,” ujarnya di The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, dikutip Minggu (29/9).
Ia melanjutkan, indikator kinerja Kemenhub salah satunya ditopang oleh PT KAI. Artinya jika PT KAI mendapat pujian maka Kemenhub juga ikut merasa tersanjung.
“Kalau kalian dipuji itu kami ikut tersanjung. Dan kalau kalian ngintip sosmed saya, kalau ngomong kereta api itu followers-nya banyak banget. Jadi tandanya kalian dicintai,” tuturnya.
Namun ia mengingatkan PT KAI agar tidak terlena dan menjadi teledor. Apalagi selama ini PT KAI tidak memiliki pesaing di segmen serupa.
Budi Karya juga mengingatkan pentingnya implementasi teknologi dan bekerja sama dengan perusahaan kelas dunia, serta terus melakukan perbaikan. Menurut Menhub, tugas pemerintah adalah menyediakan transportasi memadai di berbagai daerah.
“Dan saya yakin apa yang kita lakukan tidak salah. Dan kita mengemban satu tugas dari negara agar teknologi untuk angkutan masalah perkotaan itu harus menjadi tugas kita. Kita sedang melakukan improvement selain di Jakarta, di Surabaya, di Medan, dan di Bandung,” bebernya.
Pada kesempatan itu Budi Karya mengingatkan isu yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi PT KAI. Salah satunya menyangkut tiket kereta yang cepat habis, khususnya saat memasuki musim mudik.
“Jadi pemesanan, membeli tiket, pembatalan, kala katakan di hari raya pun berjalan dengan baik. Sayangnya Pak Didik, kalau lagi mudik, tiketnya cepat habis. Apa mindset-nya? Tambah gerbong. Jadi itu tandanya KAI dicintai, jangan kecil hati,” tutupnya.(jr)









