CEOMAGZ | LEBAK
Owner Cipta Farm, Asep Hariri, warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak meraih juara 1 Pemuda Pelopor Banten yang diselenggarakan oleh Pemprov Banten pada bidang pangan terutama pengolahan hasil peternakan.
Perlombaan pemuda pelopor merupakan upaya pemerintah dalam mempersiapkan pemimpin di masa depan dan menyongsong Indonesia Emas 2045. Generasi muda adalah penentu masa depan bangsa, oleh karena itu dibutuhkan persiapan yang tepat agar generasi muda memiliki karakter yang kuat, berintegritas dan tidak mudah menyerah.
“Asep Hariri berhasil keluar menjadi juara 1 pada ajang Pemuda Pelopor. Pemilik peternakan ayam kampung dan burung puyuh itu berhasil mengungguli peserta dari daerah lain,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lebak, Rahmat kepada wartawan, Selasa (29/10/2024).
Masih kata Rahmat, pengolahan hasil peternakan yang dilombakan oleh Asep Hariri adalah cara pengolahan Ayam Ungkep dan Burung Puyuh Ungkep. Hasil karya yang diperagakan oleh Asep tersebut rupanya mendapatkan nilai yang bagus dari panitia, karena Ayam Ungkep dan Burung Puyuh Ungkep yang disajikan Asep Hariri memiliki cita rasa yang lezat dan tekstur daging yang sangat empuk.
Atas raihan prestasi yang didapat oleh Asep Hariri itu menjadikanya salah satu peserta yang akan mewakili Banten ditingkat nasional. Tentu saja, prestasi itu menjadi kebanggaan tersendiri, karena Asep bisa melewati puluhan peserta lain yang mengikuti ajang pengolahan hasil peternakan tingkat Provinsi Banten.
“Ayam Ungkep dan Burung Puyuh Ungkep yang disajikan Asep Hariri memang memiliki tekstur daging yang sangat lembut. Sehingga kemudian juri pada lomba pengolahan hasil peternakan memberikan nilai yang tinggi, dan berhasil keluar menjadi juara 1,” terang Rahmat.
Kemudian lanjut Rahmat, Asep Hariri akan menjadi salah satu peserta lomba tingkat Nasional. Dimana pada tingkat nasional akan diikut oleh lima bidang kepeloporan yakni bidang Pendidikan, bidang agama sosial dan budaya, bidang pengelolaan sumber daya alam lingkungan hidup dan pariwisata, bidang pangan serta bidang inovasi teknologi.
Sementara itu, Asep Hariri mengatakan, resep ayam ungkep yang ia olah adalah tehnik memasak khas Indonesia yang melibatkan atau merebus bahan dalam bumbu sampai empuk dan meresap. Untuk mendapatkan cita rasa yang tinggi dan hasil maksimal, diperlukan kejelian serta ketelitian.
“Tidak mudah untuk mendapatkan cita rasa yang tinggi dalam memasak Ayam Ungkap. Saya mencoba memasaknya dengan kehati hatian dan penuh ketelitian, bersyukur hasilnya dapat mendapatkan nilai terbaik dari panitia,” kata Asep Hariri. (Jat/TR)






