CEOMAGZ I JAKARTA – Lembaga Survei LSI Denny JA merilis hasil riset mereka mengenai Pilkada Jakarta menuju hari pencoblosan pada tanggal 27 November mendatang.
Dimana Survei tersebut dilakukan periode 16 hingga 22 Oktober dengan Jumlah responden sebanyak 800 orang.
Metode survei yang dilakukan adalah multi stage random sampling dengan margin of error kurang lebih 3,5 persen. Wawancara dilakukan tatap muka dengan responden menggunakan instrumen kuesioner.
Sementara itu, Direktur LSKP-LSI Denny JA Sunarto Ciptoharjono mengatakan, Ada tiga faktor yang menyebabkan paslong RK-Suswono dan Pramono-Rano bersaing ketat.
Pertama, Mesin Politik di KIM tidak maksimal. Kedua, Persaingan ketat dikarenakan Ridwan Kamil kurang diterima di etnis Betawi. Ketiga, Tingkat popularitas RK yang setara dengan Rano Karno.
“PKS yang harusnya di KIM plus malah mendukung Pramono-Rano, ini gress pemilih PKS. Gerindra tetap ada di Ridwan Kamil-Suswono, PAN tetap ada di Ridwan Kamil-Suswono, PSI tetap ada di Ridwan Kamil-Suswono, Perindo tetap ada di Ridwan Kamil-Suswono, PDIP juga solid di Pramono Anung, Golkar juga lari ke Pramono, PKB juga lari ke Pramono, Demokrat juga lari ke Pramono, NasDem juga begitu, PPP juga begitu” kata Sunarto Ciptoharjono, dalam paparannya, Rabu (30/10/2024).
SURVEI LSI DENNY JA UNTUK PILKADA JAKARTA 16-22 OKTOBER 2024:
– Ridwan Kamil-Suswono: 37,4%
– Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 4%
– Pramono Anung-Rano Karno: 37,1%
– TT/TJ: 21,5%
(CEO/Dyw)







