Subscribe
CEO
  • Home
  • News
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Sosial
    • Hukum
    • Metro
  • Profile
    • CEO
    • Kepala Daerah
    • Sosok
  • Corporate
    • BUMN
    • BUMD
    • Swasta
  • Lifestyle
    • Hoby
    • Fashion
  • Ekonomi Bisnis
    • Finance
    • Travel
    • Bursa Efek
    • UMKM
    • CSR
    • Migas
    • Properties
    • Infrastruktur
  • Sport
    • Bola
    • Raket
    • Golf
    • Otomotif
  • Ragam
    • Tajuk
    • Opini
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Wisata
    • Budaya
    • Teknologi
    • Event
    • Foto
  • Podcast
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Sosial
    • Hukum
    • Metro
  • Profile
    • CEO
    • Kepala Daerah
    • Sosok
  • Corporate
    • BUMN
    • BUMD
    • Swasta
  • Lifestyle
    • Hoby
    • Fashion
  • Ekonomi Bisnis
    • Finance
    • Travel
    • Bursa Efek
    • UMKM
    • CSR
    • Migas
    • Properties
    • Infrastruktur
  • Sport
    • Bola
    • Raket
    • Golf
    • Otomotif
  • Ragam
    • Tajuk
    • Opini
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Wisata
    • Budaya
    • Teknologi
    • Event
    • Foto
  • Podcast
No Result
View All Result
CEO
Home News

Adu Strategi Kampanye Andra dan Airin, Siapa yang Lebih Efektif?

redaksi 3 by redaksi 3
November 10, 2024
in News
317 7
0
Adu Strategi Kampanye Andra dan Airin, Siapa yang Lebih Efektif?
5.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

CEOMAGZ | JAKARTA

Advertisement Banner

Opini oleh : Asep Ferry Bastian, Direktur Eksekutif PolLead Consulting (Research Center & Political Strategy).

Menjelang Pemilihan Gubernur Banten pada 27 November 2024, persaingan antara dua kandidat utama, Andra Soni dan Airin Rachmi Diany, semakin memanas. Kedua calon ini mengadopsi strategi kampanye yang berbeda dalam menerapkan tiga model Pemasaran Politik: Push, Pass, dan Pull Marketing. Meski sama-sama menerapkan beberapa strategi yang serupa, pola yang digunakan oleh keduanya menunjukkan perbedaan yang signifikan. Namun, pertanyaannya, apakah pendekatan ini sudah cukup efektif untuk meraih suara pemilih?

Push Marketing: Adu Kekuatan Tatap Muka

Andra lebih mengandalkan strategi Push Marketing dengan kampanye tatap muka dalam skala besar. Ia menggunakan panggung-panggung terbuka, seperti gelaran musik dan tabligh akbar, untuk menarik perhatian massa. Di satu sisi, cara ini memang menciptakan efek meriah dan terlihat mencolok, terutama dengan kehadiran tokoh-tokoh berpengaruh seperti Habib Syech, Ahmad Dhani, dan Raffi Ahmad. Pendekatan ini bukan hanya mengumpulkan massa, tetapi juga memberikan daya tarik emosional yang dapat memengaruhi pemilih, khususnya di daerah-daerah dengan basis penggemar setia tokoh yang dihadirkan.

Airin, di sisi lain, mengambil pendekatan lebih personal dan berkelanjutan. Ia fokus pada kampanye door-to-door atau canvassing, menyentuh langsung basis pemilih dengan blusukan ke 1.500 desa dan kelurahan di Banten selama tiga tahun. Pendekatan ini cenderung lebih efektif dalam membangun hubungan yang lebih intim dan kepercayaan dari masyarakat. Pendekatan tatap muka yang intens ini memungkinkan Airin lebih mengenal kebutuhan spesifik warga, sehingga pesan yang disampaikan menjadi lebih relevan dan personal.

Pass Marketing: Endorsement Selebriti vs. Jaringan Masyarakat

Dalam ranah Pass Marketing, Andra jelas unggul dalam menggunakan tokoh-tokoh populer untuk meningkatkan daya tarik kampanyenya. Endorsement dari selebritas dan tokoh agama memiliki dampak besar dalam membangun momentum dukungan. Namun, pendekatan ini juga memiliki kelemahan jika tidak diorganisir secara baik. Deklarasi dukungan yang hanya sekadar ramai tanpa pengelolaan yang terstruktur berisiko menjadi “kerumunan” belaka tanpa konversi suara yang signifikan di TPS.

Airin, sementara itu, bisa lebih optimal dalam memobilisasi simpul-simpul masyarakat, seperti tokoh agama dan komunitas lokal, untuk mendukungnya secara lebih terstruktur. Alih-alih mengandalkan selebriti sebagai vote-getter, ia dapat memanfaatkan jaringan yang lebih organik dan berkelanjutan. Namun, ini hanya akan efektif jika dukungan dari jaringan ini benar-benar terkelola dengan baik hingga ke tingkat pemilih yang militan.

Pull Marketing: Kelemahan Bersama dalam Memanfaatkan Media Digital

Meski keduanya agresif dalam strategi tatap muka dan endorsement, baik Andra maupun Airin masih lemah dalam memanfaatkan strategi Pull Marketing. Media sosial yang seharusnya menjadi medan pertempuran utama di era digital ini justru kurang dioptimalkan. Konten kampanye mereka cenderung normatif, sekadar memuat liputan kegiatan tanpa upaya untuk mengatur agenda atau framing isu. Padahal, strategi agenda-setting dan framing sangat krusial untuk memengaruhi opini publik di dunia maya.

Andra dan Airin seharusnya memanfaatkan kekuatan media digital dengan lebih cerdas, bukan sekadar sebagai papan informasi, tetapi sebagai alat untuk membentuk persepsi publik. Menggunakan strategi agenda-setting ala Maxwell McCombs dan Donald Shaw, serta framing Erving Goffman, dapat menjadi kunci untuk membangun narasi yang kuat dan mempengaruhi apa yang dipikirkan oleh masyarakat.

Awas Perilaku Pragmatis Pemilih: Tantangan bagi Kedua Kandidat

Meskipun strategi kampanye yang berbeda ini menarik untuk disoroti, kita tidak boleh mengabaikan fakta bahwa perilaku pemilih di Banten cenderung pragmatis. Survei PolLead Consulting menunjukkan bahwa 69,75% responden menganggap politik uang sebagai sesuatu yang wajar. Ini menunjukkan bahwa pemilih masih rentan terhadap bujukan materi, yang dapat menjadi faktor penentu dalam memenangkan suara, terlepas dari seberapa canggih strategi kampanye yang digunakan.

Kesimpulan

Adu model kampanye antara Andra dan Airin menunjukkan bahwa kedua kandidat memiliki kelebihan dan kekurangan dalam pendekatan mereka. Andra unggul dalam menciptakan daya tarik massa melalui acara besar dan endorsement selebriti, sementara Airin lebih fokus pada pendekatan personal dengan tatap muka langsung. Namun, keduanya perlu meningkatkan kemampuan mereka dalam memanfaatkan media digital untuk menarik suara pemilih yang lebih luas dan membangun narasi yang lebih kuat.

Dalam konteks pemilih yang pragmatis, strategi-strategi ini akan menghadapi tantangan berat untuk benar-benar mempengaruhi keputusan memilih. Pada akhirnya, kandidat yang dapat lebih kreatif dalam memadukan ketiga strategi pemasaran politik tersebut, dan mampu mengatasi perilaku pragmatis pemilih, kemungkinan besar akan memenangkan hati masyarakat Banten pada Pilgub 2024 nanti.(hmi)

Tags: adu strategiAiringubernurkampanye AirinKampanye AndraMarketingpemilihan gubernur
Share410Tweet257SendScan

CEO MAGAZINE

    • Trending
    • Comments
    • Latest
    Wisma Trisakti GMNI bakal ajukan laporan resmi ke KPK terkait pengadaan dan penyewaan Jet Pribadi KPU RI

    Wisma Trisakti GMNI bakal ajukan laporan resmi ke KPK terkait pengadaan dan penyewaan Jet Pribadi KPU RI

    Februari 14, 2026
    Setahun Kepala Daerah Bekerja, Apakah Benar atau Retorika?

    Setahun Kepala Daerah Bekerja, Apakah Benar atau Retorika?

    Februari 14, 2026
    Eks Pabrik Minyak Peninggalan Belanda di Rangkasbitung Tak Terawat

    Eks Pabrik Minyak Peninggalan Belanda di Rangkasbitung Tak Terawat

    Oktober 16, 2024
    Sherly Tjoanda Cium Bau Menyengat Sebelum Meledaknya Kapal Benny Laos

    Sherly Tjoanda Cium Bau Menyengat Sebelum Meledaknya Kapal Benny Laos

    Desember 24, 2024
    Wisma Trisakti GMNI bakal ajukan laporan resmi ke KPK terkait pengadaan dan penyewaan Jet Pribadi KPU RI

    Wisma Trisakti GMNI bakal ajukan laporan resmi ke KPK terkait pengadaan dan penyewaan Jet Pribadi KPU RI

    Februari 14, 2026
    Setahun Kepala Daerah Bekerja, Apakah Benar atau Retorika?

    Setahun Kepala Daerah Bekerja, Apakah Benar atau Retorika?

    Februari 14, 2026
    Berangkat Dari Pengalaman, Harley Mangindaan Pandang Pembangunan Pariwasata Sulut sebaiknya gunakan Geoturism Holistik

    Berangkat Dari Pengalaman, Harley Mangindaan Pandang Pembangunan Pariwasata Sulut sebaiknya gunakan Geoturism Holistik

    Februari 11, 2026
    Perebutan Kendali Beringin 1 Sulut Dalam Kendali “King Maker”

    Perebutan Kendali Beringin 1 Sulut Dalam Kendali “King Maker”

    Februari 7, 2026

    Terpopuler

    • Wisma Trisakti GMNI bakal ajukan laporan resmi ke KPK terkait pengadaan dan penyewaan Jet Pribadi KPU RI

      Wisma Trisakti GMNI bakal ajukan laporan resmi ke KPK terkait pengadaan dan penyewaan Jet Pribadi KPU RI

      1021 shares
      Share 408 Tweet 255
    • Setahun Kepala Daerah Bekerja, Apakah Benar atau Retorika?

      1021 shares
      Share 408 Tweet 255
    • Eks Pabrik Minyak Peninggalan Belanda di Rangkasbitung Tak Terawat

      1027 shares
      Share 411 Tweet 257
    • Sherly Tjoanda Cium Bau Menyengat Sebelum Meledaknya Kapal Benny Laos

      1040 shares
      Share 416 Tweet 260
    • Susunan Megah DPN HKTI 2025-2030, Komitmen Perkuat Posisi Petani Sebagai Pelaku Utama Pembangunan Ekonomi Nasional

      1061 shares
      Share 424 Tweet 265


    CEO Magazine, sebagai platform informasi yang terpercaya, tidak hanya memberikan liputan mengenai tren bisnis dan perkembangan ekonomi, tetapi juga mengangkat isu-isu terkini yang relevan dengan masyarakat luas. Dengan pendekatan yang beragam dan inklusif, majalah ini memastikan bahwa setiap pembaca dapat menemukan konten yang sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka.

    Popular Tag

    Airin ASN banten Bawaslu bintaro BUMN bupati Custom Motorcycle dprd Headline Helmy Halim hotel hotel santika hotel santika premiere bintaro jakarta kabupaten lebak kabupaten tangerang Kota Tangerang KPU lebak masyarakat pandeglang pejabat pemerintah pemerintahan pemerintah kabupaten pemkab pilkada Pilkada 2024 Pilkada serentak 2024 polisi politik prabowo Prabowo Subianto presiden pwi PWI PUSAT Rangkasbitung Sekolah serang siswa Tangerang UMKM warga wartawan

    Recent News

    Wisma Trisakti GMNI bakal ajukan laporan resmi ke KPK terkait pengadaan dan penyewaan Jet Pribadi KPU RI

    Wisma Trisakti GMNI bakal ajukan laporan resmi ke KPK terkait pengadaan dan penyewaan Jet Pribadi KPU RI

    Februari 14, 2026
    Setahun Kepala Daerah Bekerja, Apakah Benar atau Retorika?

    Setahun Kepala Daerah Bekerja, Apakah Benar atau Retorika?

    Februari 14, 2026
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Tentang Kami
    • Iklan

    Copyright © 2024 CEOMAGZ | Inovatif dan Visioner. All Rights Reserved

    • Login
    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
      • Pemerintahan
      • Politik
      • Sosial
      • Hukum
      • Metro
    • Profile
      • CEO
      • Kepala Daerah
      • Sosok
    • Corporate
      • BUMN
      • BUMD
      • Swasta
    • Lifestyle
      • Hoby
      • Fashion
    • Ekonomi Bisnis
      • Finance
      • Travel
      • Bursa Efek
      • UMKM
      • CSR
      • Migas
      • Properties
      • Infrastruktur
    • Sport
      • Bola
      • Raket
      • Golf
      • Otomotif
    • Ragam
      • Tajuk
      • Opini
      • Advertorial
      • Kesehatan
      • Wisata
      • Budaya
      • Teknologi
      • Event
      • Foto
    • Podcast

    Copyright © 2024 CEOMAGZ | Inovatif dan Visioner. All Rights Reserved

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In