CEOMAGZ | PANDEGLANG
Kegiatan sosialisasi peningkatan Kapasitas Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang di gelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) kabupaten Pandeglang di Aula Gedung PGRI Cilaja Pandeglang
Sosialisasi RT dan RW selain meningkatkan kualitas kepemimpinan dan kemampuan pengelolaan wilayah tersebut peran RT dan RW agar dapat menjalankan perannya secara lebih efektif dalam mengatasi permasalahan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayahnya dan mendukung program Gerakan Sararea Lulus Sekolah (GSLS) sebagai upaya mengembalikan anak putus sekolah agar kembali ke bangku sekolah yang sejalan dengan RPJMD kabupaten Pandeglang tahun 2021-2026 dan membangun berkelanjutan
Camat Pandeglang Bangbang Suyanto mengatakan. Peran RT/RW kini semakin penting Dimana banyaknya data yang perlu diverifikasi bahkan disurvei oleh RT/RW sebagai ujung tombak pemerintah seiring dengan banyaknya aplikasi yang memerlukan input data yang akurat,
bukan hanya verifikasi data ATS bidang Pendidikan tapi data data lain yang diperlukan oleh berbagai stakeholder sebagai input aplikasi seperti Index Desa Membangun (IDM), Data SDGS desa, dan data data lain,
apalagi kini ada Perpres 39 Tahun 2019 tentang satu data Indonesia telah hadir menjadi tantangan bagi RT/RW sebagai ujung tombak baik dalam mengumpulkan atau melakukan verifikasi data.singkat Bangbang
Hj Enong Korwil Pendidikan Kecamatan Pandeglang menyampaikan saya menyambut baik niat Pemerintah daerah yang di inisiasi oleh DPMPD dalam menghadirkan RT/RW sebagai salah satu verivikator dalam memvalidasi data ATS yang selama ini hanya dilakukan oleh satuan Pendidikan saja.
Mudah-mudahan dengan hadirnya RT/RW di validasi data ATS dapat menajamkan data BNBA anak putus sekolah yang diterbitkan oleh Dapodik ATS Kemendikbud.ujarnya
H.Sajidin KUA Kecamatan Pandeglang mengatakan Suatu Inisiasi yang baik yang dilakukan Pemerintah Daerah melalui DPMPD,
kami akan memberikan pemahaman Kepada RT/RW bahwa Menelusuri data Anak Putus sekolah penting agar tidak hanya menelusuri data anak dari satuan Pendidikan formal saja,
melainkan harus ditelusri di lingkungan pondok-pondok pesantren salafiah yang banyak tersebar di daerah kita.
Selain itu kami juga mensosialisasikan data EMIS di lingkungan kemenag untuk memperkaya bank data Anak Putus Sekolah kepada RT/RW Sekabupaten Pandeglang,ungkapnya
Sementara Achmad Taupiq Kapala bidang di Dinas Pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan Desa mengatakan peran RT dan RW dalam kegiatan ini sangat penting sekali apa yang sebelumnya di sampaikan oleh bapak camat,
Karena di jaman sekarang RT dalam kinerjanya harus cepat menyelesaikan suatu permasalahan dan mendata Karena RT juga sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD)
Oleh karena itu dalam sosialisasi ini bukan hanya saja suatu perkumpulan melainkan ada beberapa materi atau pembekalan buat RT dan RW di antaranya tentang Meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan manajerial
Salah satu tujuan utama peningkatan kapasitas RT dan RW dengan. Cara meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan manajerial dalam mengelola wilayahnya.
Hal ini meliputi keterampilan dalam mengorganisasi, mengambil keputusan, dan memimpin anggota masyarakat dalam menjalankan program-program di tingkat RT.
Program GSLS ini juga adalah peran penting RT dan RW di masyarakat ,kenapa saya katakan penting karena ini terkait dengan upaya antisipasi mengenai potensi anak putus sekolah (status sebenarnya sedang bersekolah) tetapi karena berbagai hal, terancam putus sekolah.
hal-hal seperti itu harus bisa dideteksi secara dini dan harus menjadi satu pengelompokan data khusus.
misalkan sudah ada gejala sering tidak masuk sekolah tanpa alasan atau dengan alasan-alasan tertentu ini harus sudah menjadi perhatian khusus,
sehingga potensi atau resiko putus sekolah bisa diantisipasi dengan baik,oleh karena itu dengan sosialisasi peningkatan kapasitas RT dan RW ini,peran RT dan RW dan juga LKD untuk mencari tahu faktor apa saja sehingga ada beberapa di masyarakat yang sudah sekolah tetapi putus sekolah ,ujar Taupiq
Dengan program Gerakan Sararea Lulus sekolah sebagai upaya mengembalikan anak putus sekolah agar kembali ke bangku sekolah yang sejalan dengan RPJMD kabupaten Pandeglang Tahun 2021 sampai 2026,yang berkelanjutan ,kata Taupiq
Turut hadir dalam acara ini 224 peserta Camat Pandeglang,Korwil pendidikan Pandeglang KUA Pandeglang ,DPMPD Pandeglang .dan Kapolsek Pandeglang , (Ian)






