CEOMAGZ | SERANG
Gerakan masyarakat Bawah Indonesia (GMBI)DPD Serang Raya komiten dukung Hari Korupsi Se-Dunia ( HAKORDIA )Komite dan menyatakan sikap dan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberantasan korupsi di wilayah Kabupaten Serang dan Kota Serang sebagai upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas penyelenggara pemerintahan kabupaten maupun kota hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan dan desa.
Ketua DPD LSM GMBI Serang Raya Nasir Al Afghani mengatakan bahwa korupsi adalah ancaman yang masif dan serius terhadap pembangunan di berbagai sektor.
Oleh karena itu Mari kita bergandengan tangan untuk bersama sama mengawasi anggaran negara terutama di kabupaten Serang dan Kota yang tersebar di provinsi Banten
Masih kata dia ,saya mengajak kepada masyarakat untuk bersama sama memantau pembangunan atau program yang bersumber dari anggaran APBN maupun APBD
Karena informasi dari masyarakat sangat penting untuk menguatkan penegak Aparat Penegak Hukum (APH) baik kejaksaan maupun kepolisian yang ada di provinsi banten
Saya juga berharap kepada APH mulai dari pusat sampai bawa untuk menindak secara tegas dan konsisten penanganan korupsi tersebut tanpa melihat dia siapa dari golongan mana
Karena hukum bukan milik perorangan atau golongan ,jangan pandang bulu siapa pun orang nya ,kalau melakukan korupsi tandanya dia melawan hukum dan harus di proses sesuai hukum yang berlaku
Maka itu Kami dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI)mengajak kepada lapisan masyarakat jangan tinggal diam ,jika ada yang melakukan korupsi sekecil apapun sampaikan ke pihak APH atau sampaikan inpormasi tersebut ke lembaga kami.biar kamu menyampaikan inpormasi tersebut ke APH
kita harus pro aktif mengawasi jalannya anggaran pemerintah,karena anggaran tersebut adalah uang rakyat bukan uang pribadi atau warisan
Karena korupsi itu ibarat penyakit komplikasi yang saling bertautan antara institusi satu dengan lainnya yang diduga bisa disebut sebagai lingkaran setan.
Pasalnnya Pemberantasan korupsi di Banten-Indonesia diduga penilaian kami masih sekedar wacana. Sebab faktanya, tiap saat kita disuguhkan pemberitaan korupsi di berbagai media, silih berganti oknum pejabat kelas kakap maupun oknum penegak hukum di OTT oleh KPK, dan sebagainya,,katanya
Maka peringatan Hari Anti Korupsi harus benar-benar menjadi momentum kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya pihak eksekutif, legislatif dan yudikatif agar sadar akan dampak korupsi tetsebut
Karena imbasnya perekonomian dan pembangunan masyarakat lah yang kena yang harus menanggung beban tersebut .
Oleh sebab itu peringatan hari anti korupsi jangan hanya seremonial semata, namun bagaimana dapat menyadarkan kembali kepada kita semua bahwa korupsi itu tidak hanya merugikan satu pihak, tetapi seluruh lapisan masyarakat
maka korupsi harus dilawan salah satunya dengan memperingatinya secara besar-besaran agar para pelaku sadar bahwa korupsi sangat dibenci dan menjadi musuh masyarakat yang sangat nyata.
kepada institusi penegak hukum tetap konsisten dalam menjalankan komitmennya untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu.harap nya ,(Ian)








