CEOMAGZ | LEBAK
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak, Yadi Gunawan mengatakan, selama ini Kabupaten Lebak kondisi alamnya masih hijau dan asri, sehingga tidak boleh ada industri yang bisa menimbulkan kerusakan lingkungan.
Pihaknya mengutamakan investasi hijau dan berwawasan lingkungan dan dapat melakukan pengurangan polusi, bahan bakar fosil.
“Saya kira investasi hijau dan ramah lingkungan dapat memberikan dampak positif terhadap pelestarian alam,” kata Yadi, Senin (23/12/2024).
Yadi menyebutkan, pihaknya tidak hanya fokus mengenai aspek hijau, namun kegiatan investasi ini juga memperhatikan faktor sosial dan tata kelola atau environmental, social, and governance (ESG).
Dengan demikian, investasi berwawasan lingkungan mampu memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat setempat secara berkelanjutan.
“Kami mengutamakan investasi berwawasan lingkungan sesuai dengan kondisi Lebak sebagai daerah penghijauan,” katanya.
Para investor yang akan membuka usahanya di Kabupaten Lebak juga harus menerapkan investasi hijau dan ramah lingkungan sehingga bisa menjamin kelestarian alam, terlebih pemerintah daerah mengembangkan wisata Geopark Bayah Dome.
Untuk itu, para investasi tentu diutamakan yang bergerak di bidang pengelolaan perkebunan, perikanan dan pertanian.
Sementara itu, Abis Suhendi, Asisten Daerah (Asda) ll Bidang Pembangunan dan Ekonomi menjanjikan kawasan industri hijau dan ramah lingkungan bagi investor yang menanamkan modalnya di daerah itu.
“Kita akan menolak jika investor tidak memiliki komitmen industri hijau dan ramah lingkungan,” kata Ajis.
Kata Ajis, pemerintah Kabupaten Lebak menyediakan lahan seluas 10.000 hektare untuk kawasan industri sehingga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Kawasan industri tersebar di Kecamatan Rangkasbitung, Cikulur, Cileles, Warunggunung, Curugbitung, dan Cibadak, sehingga dipastikan menyerap ribuan tenaga kerja bagi masyarakat setempat.
Pertumbuhan kawasan industri tersebut seiring beroperasi proyek nasional, seperti Jalan Tol Serang – Panimbang, Kereta Rel Listrik (KRL), termasuk Stasiun Ultimate Rangkasbitung, dan Bendungan Karian.
Pihaknya meyakini Lebak akan dibanjiri investor baik PMDN maupun PMA yang membuka industri hijau dan ramah lingkungan. (Jat/TR)








