CEOMAGZ I JAKARTA – Negara Agraris tapi Kenapa Impor terus? begitulah ungkapan hati Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat X, Rina Sa’adah yang diunggah oleh akun media sosial Voice Of PKB, Jumat (171/2025).
“Ini ironis. Negara agraris tapi kenapa masih impor terus? Indonesia mempunyai semua syarat untuk mencapai target swasembada pangan,”kata Ketua Umum Pemuda HKTI tersebut.
Menurutnya, Berdasarkan data BPS, Indonesia mengimpor sebanyak 4,52 juta ton beras seepanjang 2024. Jumlah impor beras tersebut naik sekitar 47,38% dari catatan pada 2023 yang sebanyak 3,06 juta ton.
Berikut Data BPS tahun 2020 hingga 2024:
– 2020 0,356 Juta Ton
– 2021 0,407 Juta Ton
– 2022 0,429 Juta Ton
– 2023 3,062 Juta Ton
– 2024 4,519 Juta Ton
” Sekarang ada persediaan beras dalam negeri sebanyak 7 Juta Ton. Kita harapkan tahun ini ada kenaikan produksi 4% sehingga target 15% pasokan produksi dari dalam negeri tercapai. Jika ini berhasil maka tahun depan kita tidak perlu impor lagi,” ungkap Anggota DPR RI Fraksi PKB ini.
Sebagai Catatan, Perlu digarisbawahi bersama, Dimana 2025 telah dicanangkan sebagai tahun tanpa impor beras.
Ia mengatakan, Presiden Prabowo sangat serius mewujudkan swasembada pangan. Pemerintah akan mengalokasikan anggaran sebesar 139,4 triliun rupiah dari APBN untuk mencapai swasembada pangan.
Sambungnya, Program swasembada pangan dan menghentikan impor beras, jadi langkah awal tingkatkan produksi dalam negeri. (CEO/DYW)






